Selasa, 24 Maret 2009

sebab dekat adalah teramat jauh



Aku melukismu dari kejauhan
sebab dekat adalah teramat jauh

Wajahmu selesai kulukis. juga rambutmu.
tapi rambutmu menjelma air
menghujan di telapak tanganku
matamu memejam
sedang bibirmu mengatup

Aku ulangi melukismu dari kejauhan
sebab dekat adalah teramat jauh

Kali ini lengkap dengan tubuh, tangan
dan kakimu
tapi kakimu nampak hendak berlari
memunggungiku
meski wajahmu tak ikut berpaling

aku bisa saja mencoba sekali lagi melukismu
sayang kanvasku tinggal satu
kusimpan untuk membuat lukisan,
yang pasti tak mencair
atau berlari

Dari jarak mana pun,

*milatisyifa*




3 komentar:

Erik262913 mengatakan...

Ayo lukislah diriku.
Mumpung tinggal satu

Pondokku

~noe~ mengatakan...

aku nangkap esensinya, hanya tidak bisa mengeluarkan dengan kata-kata biasa.
puisi yang bagus, ka.

srex aswinto mengatakan...

Hai Tika,
belum ada rencana posting baru?
eh, lukisannya dah jadi belum...tampilin dong...